ketentuan umrah

Ketentuan Umrah yang Harus Diketahui Sebelum Berangkat Ke Mekkah

Sobat Umrah, perlu diketahui bahwa sebelum menunaikan umrah perlu mengetahui ketentuannya. Berikut ini ketentuan umrah lengkah sebelum menunaikan ibadah ke Mekkah.

Berniat untuk menunaikan ibadah umrah penting untuk memahami ketentuan umrah secara keseluruhan. Hal ini tidak boleh diabaikan. Ketentuan umrah tidak hanya sekedar aturan tertulis atau bahkan administrasi. Namun juga sebagai pedoman spiritual bimbingan perjaanan ke tanah suci agar ibadah kita sah dan diterima.

Ketentuan umrah bukan hanya sekedar akomodasi, tiket, dan keberangkatan. Namun juga mencakup berbagai aspek niat, syarat wajib, rukun sampai tata cara. Semua aspek ini memiliki peranan untuk memastikan ibadah umrah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW serta untuk mendapatkan pahala yang sempurna.

Adanya ketentuan umrah sesuai dengan tuntunan Islam, harapannya untuk persiapan yang matang sebelum berangkat ke Mekkah. Tanpa memahami ketentuan umrah akan menyebabkan mudah mengalami kesalahan saat melaksanakan ihram atau tata cara yang dilakukan kurang tepat seperti salah saat melakukan tawaf dan sai.

Mengenal ketentuan umrah akan membantu menghilangkan keraguan tentang apa yang harus dilakukan dan urutan ibadahnya. Banyak calon jamaah yang sering bertanya tentang apa saja persiapan yang wajib dilakukan sebab umrah bukan hanya sekedar perjalanan biasa namun perlu memahami aturan, tata cara, perasaan khusyuk dan tenang dalam setiap langkah perjalanan ke tanah suci Mekkah.

Pengertian dan Syarat Umrah

khawaja umer farooq J8vjITij1xw unsplash scaled Ketentuan Umrah yang Harus Diketahui Sebelum Berangkat Ke Mekkah

Membahas ketentuan umrah, alangkah baiknya mengerti apa definisi dari umrah. Umrah memiliki makna ziarah atau mengunjungi. Umrah adalah ibadah ziarah ke Baitullah yang dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun kecuali beberapa hari tertentu dalam musim haji.

Umrah dilaksanakan mencakup kegiatan tawaf, sa’i, dan tahallul. Ketentuan umrah juga mengatur urutan ritual yang harus diikuti mulai dari ihram sampai tahallul.

Hukum melaksanakan umrah adalah sunnah muakkad atau berupa anjuran. Namun umat muslim dilarang melakukan umrah saat hari arafah, idul Adha, dan tiga hari tasyriq.

Ketentuan umrah menurut syariat Islam mencakup niat yang benar, batasan waktu, keadaan fisik dan kesehatan yang mendukung, serta perlengkapan administratif seperti paspor dan visa yang sah.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan umrah dengan urutan ritual dan adab ketika di tanah suci. Ketentuan umrah disepakati oleh para ulama mencakup syarat wajib yang harus dipenuhi untuk sahnya ibadah sampai pada aturan larangan yang harus dihindari saat ihram. Di sinilah pentingnya mengetahui secara detail Ketentuan umrah sebelum berangkat ke Mekkah.

Syarat Umrah

Dalam ketentuan umrah terdapat syarat yang wajib dipenuhi. Beberapa syarat umrah yang wajib dipenuhi adalah beragama islam, baligh, berakal sehat, bukan budak, dan mampu.

Selain syarat wajib umrah, calon jamaah yang akan melaksanakan umrah ke tanah suci, wajib memiliki kondisi fisik yang memadai. Sebab umrah melibatkan aktivitas berjalan dan berdiri dalam waktu tertentu.

Beberapa kewajiban lain yang wajib dipenuhi calon jamaah adalah kelengkapan administrasi. Misalnya seorang calon jamaah umrah harus memiliki paspor yang masih berlaku, visa umrah yang sah, serta vaksinasi yang diwajibkan oleh otoritas Arab Saudi.

Semua dokumen administratif ini termasuk Ketentuan umrah yang tidak boleh dilupakan sebab akan menentukan status keberangkatan calon jamaah. Bagi jamaah yang tidak memiliki dokumen lengkap akan menyebabkan keberangkatan batal.

Baca Juga: Daftar Vaksin Umroh yang Diperlukan untuk Perjalanan Aman dan Sehat ke Tanah Suci

Memahami Rukun Umrah

Rukun umrah merupakan bagian esensial dari Ketentuan umrah yang menentukan sah atau tidaknya ibadah. Rukun ini hanya sedikit tetapi mutlak.

Ibadah umrah terdiri dari beberapa rukun yaitu ihram, thawaf, sa’i, tahallul, dan tertib. Jamaah umrah wajib melakukan rukun ihram dari miqat dengan niat umrah karena Allah sambil mengucapkan لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً. Saat ihram jamaah wajib menghindari larangan ihram seperti memotong kuku, mencukur rambut atau bahkan melakukan hubungan suami istri.

Selanjutnya rukun umrah adalah tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran. rukun umrah lainnya adalah sa’i atau berlari – lari kecil sebanyak tujuh kali antara shafa dan marwah, tahallul atau bercukur sekurang – kurangnya dengan memotong tiga helai rambut, dan tertib.

Jika salah satu dari rukun ini tidak dipenuhi atau dilakukan tidak sesuai petunjuk syariat, maka umrah dianggap tidak sah dan harus diganti atau ditambal dengan dam.

Ketentuan umrah nampak sederhana tetapi sering menjadi kesalahan bagi jamaah yang belum terbiasa. Misalnya menggunakan parfum pada pakaian yang masih menempel baunya saat ihram. Aturan seperti ini menuntut kesabaran dan perhatian penuh dari jamaah karena setiap detail kecil memiliki dampak hukum syariat.

Baca Juga: Haji atau Umroh? Simak Perbedaan dan Keunikan Haji dan Umroh

Tata Cara Umrah yang Tepat

Ketentuan umrah selanjutnya berkaitan dengan tata cara umrah. Selain rukun, tata cara umrah sangat penting untuk dilakukan secara tepat. Tata cara umrah hampir sama dengan rukun umrah yaitu dimulai dari niat Ihram di miqat yang telah ditentukan. Miqat ini adalah batas wilayah yang apabila dilewati jamaah harus mengenakan ihram sebelum masuk.

Setelah berniat dan memakai pakaian ihram, jamaah berdoa dan mengucapkan talbiyah sepanjang perjalanan menuju Masjidil Haram. Setibanya di Masjidil Haram, jamaah melakukan thawaf di sekitar Ka’bah tujuh kali.

Setiap putaran thawaf ini diiringi niat yang khusyuk dan doa. Setelah thawaf selesai, jamaah dapat melakukan sa’i antara Shafa – Marwah tujuh kali. Sa’i ini mengulang perjalanan Hajar yang mencari air untuk putranya Ismail. Kegiatan sa’i selesai, jamaah menutup ibadah dengan tahallul yaitu mencukur atau memotong rambut sesuai aturan.

Langkah ibadah dilakukan di tanah suci, Mekkah dengan khusyuk. Memahami ketentuan umrah dipahami dan dijalankan dengan tepat agar ibadah menjadi perjalanan bermakna dan emmbawa perubahan positif dalam kehidupan saat kembali ke Tanah air.

Demikian penjelasan tentang ketentuan umrah sebelum berangkat ke Mekkah. Semoga dari penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca dan semoga ibadah diterima serta membawa keberkahan dalam hidup. Aamiin.

Setelah memahami ketentuan umrah, sebelum menunaikan umrah wajib memilih biro umrah yang tepat. Salah satu biro umrah terbaik dan terpercaya adalah umrah Bandung yang menyediakan berbagai paket seperti umrah plus Turki Bandung dan umrah plus Dubai Bandung.

Umrah bandung memiliki program perjalanan berdasarkan ketentuan umrah yang sah mulai dari pemahaman niat, pelaksanaan ihram, hingga pendampingan saat thawaf, sa’i, dan tahallul.

Biro ini menawarkan fasilitas terbaik salah satunya tim pembimbing yang berpengalaman akan mendampingi setiap tahap ibadah agar Anda dapat fokus beribadah dengan tenang.

Rawda Travel juga memastikan aspek legal dan administrasi berjalan sesuai aturan resmi. Mulai dari pengurusan visa umrah, akomodasi hotel yang strategis, hingga transportasi yang nyaman selama di Arab Saudi.

Semua disiapkan agar perjalanan Anda nyaman, aman, tanpa rasa khawatir. Rawda Travel bukan hanya mengantar Anda ke Mekkah dan Madinah, tetapi membantu Anda menjalani umrah dengan benar dan penuh makna.

Jika Anda siap melangkah menuju Tanah Suci dengan persiapan yang matang umrah bandung Rawda Travel siap membersamai perjalanan ibadah Anda. Umrah tenang, ibadah terarah, dan inshaAllah mabrur!

Hubungi kami

Cukup Chat Whatsapp

Kami akan memandu Anda dari mulai persiapan, pemberangkatan sampai kepulangan ke Tanah Air nanti.

You cannot copy content of this page