Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban : Syarat, Rukun, Dan Bacaannya

Salah satu hari besar Islam yang selalu ditunggu-ditunggu setiap tahunnya adalah Idul Adha. Pada hari besar ini biasanya dilakukan penyembelihan hewan qurban. Lalu, Bagaimana tata cara menyembelih hewan qurban

Berkurban adalah salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan saat hari raya Idul Adha atau pada tiga hari tasyrik yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Ibadah kurban ini merupakan salah satu cara bagi umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Udlhiyyah adalah istilah nama untuk hewan qurban yang disembelih pada hari raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah dan hari tasyrik tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah yang bertujuan untuk taqqarub atau mendekatkan diri pada Allah SWT. Istilah udlhiyyah ini terkadang juga digunakan untuk makna tadlhiyyah yang artinya berqurban atau melakukan qurban.

Berqurban ini hukumnya sunnah muakkad bagi setiap orang Islam yang baligh, berakal, dan mampu. Akan tetapi, berqurban ini hukumnya menjadi wajib apabila dinadzari. Oleh karena itu, ketika seseorang berjanji akan berqurban apabila berhasil mendapatkan prestasi tertentu, maka orang tersebut wajib melaksanakan qurban.

Pemilihan Hewan Qurban

Bagi Umat muslim yang hendak melakukan qurban, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih hewan qurban. Berikut ini adalah beberapa hewan yang sah untuk digunakan qurban. 

  • Domba, jika sudah berumur satu tahun sempurna dan memasuki tahun kedua. 
  • Kambing kacang atau kambing jenis kecil, jika sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun ketiga. 
  • Sapi, jika sudah berumur dua tahun sempurna dan memasuki tahun ketiga. 
  • Satu ekor unta dan sapi dapat digunakan qurban untuk tujuh orang. Akan tetapi, kambing hanya mencukupi untuk qurban satu orang. 

Satu orang yang berqurban dengan satu ekor kambing hukumnya lebih utama daripada orang yang berqurban dengan seekor sapi atau unta yang digunakan secara musyarakah untuk tujuh orang. 

Selain mengetahui hewan apa saja yang boleh digunakan untuk berqurban, Anda juga harus mengetahui beberapa hal yang menyebabkan hewan tidak sah untuk berqurban. Berikut ini adalah penjelasannya. 

  • Hewan yang buta pada salah satu matanya.
  • Hewan yang pincang pada salah satu kakinya meskipun pincang tersebut terjadi ketika akan disembelih, misalnya saat dirubuhkan dan ia bergerak dengan sangat kuat. 
  • Hewan yang sakit. 
  • Hewan yang sangat kurus hingga menyebabkan akalnya hilang. 
  • Hewan yang telinganya putus sebagian atau seluruhnya. 
  • Hewan yang ekornya putus sebagian atau seluruhnya. 

Sementara itu, hewan yang pecah atau patah tanduknya masih sah untuk digunakan berqurban. Hal tersebut juga berlaku pada hewan yang tidak memiliki tanduk. 

tata cara menyembelih hewan qurban

Syarat Berqurban

Sama seperti ibadah-ibadah lainnya, berqurban juga memiliki beberapa syarat. Apa saja itu? Berikut ini adalah beberapa syarat berqurban. 

  • Penyembelih beragama Islam atau orang yang halal dinikahi oleh orang Islam. 
  • Apabila hewannya ghoiru maqdur (tidak dapat dikendalikan), maka disyaratkan orang yang menyembelih adalah orang yang dapat melihat. Jika penyembelih hewan qurban adalah orang buta, anak yang belum tamyiz, serta orang mabuk, maka hukum hewan yang disembelihnya adalah makruh. 
  • Penyembelih harus memotong hulqum (jalan napas) dan mari’ (jalan makanan). Hal tersebut berlaku apabila hewannya maqdur (mampu disembelih dan dikendalikan). 
  • Proses menyembelih hewan qurban dilakukan dengan menghadap kiblat, baik penyembelih maupun hewan qurban yang akan disembelih. 
  • Hewan yang disembelih adalah hewan yang halal untuk dimakan.
  • Hewan yang disembelih masih memiliki hayatun mustaqirrah (kehidupan yang masih tetap), bukan hewan yang sudah berada di ambang kematian.

Rukun Berqurban

Selain syarat berqurban, ada juga beberapa rukun berqurban? Berikut ini adalah penjelasan rukun dalam berqurban. 

  • Pekerjaan menyembelih (Dzabhu)
  • Orang yang menyembelih (Dzabih)
  • Hewan yang disembelih
  • Alat yang digunakan untuk menyembelih

Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban

Ketika menyembelih hewan qurban, ada beberapa rangkaian tata cara menyembelih hewan qurban sesuai syariat Islam. Berikut ini adalah penjelasannya. 

1. Membaca Basmalah 

بِسْمِ اللهِ

Artinya : “Dengan nama Allah.”

Untuk lebih sempurnanya, bacaan basmalah bisa diucapkan secara lengkap. 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ   

Latin : “Bismillahir rahmanir rahim”

Artinya : “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

2. Membaca Shalawat untuk Nabi Muhammad SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 

Latin : “Allahumma sholli sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad”

Artinya : “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

3. Membaca Takbir Sebanyak Tiga Kali dan Tahmid Satu Kali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Latin : “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamdu”

Artinya : “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

4. Membaca Doa untuk Menyembelih 

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Latin : “Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim”

Artinya : “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Doa untuk menyembelih di atas dibaca oleh orang yang melakukan qurban. Apabila orang yang menyembelih membacakan untuk orang lain yang berqurban, maka kata minni dapat diganti dengan menyebut nama orang yang berqurban, contohnya adalah min Hasan

Kapan waktu yang diperbolehkan untuk menyembelih hewan qurban? Hewan qurban dapat disembelih mulai dari terbitnya matahari ketika hari Idul Adha hingga matahari terbenam pada akhir hari tasyriq yang jatuh pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Akan tetapi, ada waktu yang utama untuk menyembelih hewan qurban. Waktu paling utama untuk menyembelih hewan qurban adalah saat matahari berada pada ketinggian kira-kira satu tombak dalam pandangan mata pada saat hari raya Idul Adha.

Sunnah dalam Berqurban

Dalam melaksanakan qurban, ada juga beberapa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan. Apa saja itu? 

  • Memotong wadajain, yaitu dua otot yang berada di samping kanan dan kiri. 
  • Menggunakan alat penyembelih tajam yang dapat melukai. 
  • Membaca bismillah. 
  • Membaca shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW. Sebab, menyembelih adalah tempat disyariatkan agar senantiasa mengingat Allah SWT, maka berqurban ini juga disyariatkan agar ingat kepada Nabi. 

Itu dia beberapa penjelasan mengenai berqurban sekaligus tata cara menyembelih hewan qurban. Selain proses menyembelih, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat hendak berqurban, mulai dari pemilihan hewan qurban, penyembelih, serta alat yang digunakan untuk menyembelih. 

Travel Umroh Rawda merupakan biro perjalanan umroh terpercaya yang sudah berdiri sejak 2003. Kepuasan para jamaah merupakan prioritas utama dari biro perjalanan umroh ini. Memiliki izin resmi dari Kementerian Agama, Rawda Travel siap mengantarkan Anda untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci Mekkah. Temukan berbagai paket umroh di Rawda Travel, seperti Paket Umroh Plus Turki. Anda bisa menunaikan ibadah umroh sekaligus berlibur ke Turki.  

Share the Post:

Baca Juga: 

Umroh Plus Turki

Harga Umroh Plus Turki

Paket Umroh Plus Turki 2024

Paket Umroh Plus Turki Cappadocia

Umroh Jakarta

Tentang Rawda Umroh

Artikel Umroh