Layanan Bagi Jamaah Haji Disabilitas dan Lansia

Arab Saudi Beri Layanan Bagi Jamaah Haji Disabilitas dan Lansia, Apa Saja?

Memasuki musim umroh 2026 yang diperkirakan kembali padat, khususnya saat periode musim hujan, Pemerintah Arab Saudi terus melakukan pembaruan layanan di kawasan suci. Peningkatan ini difokuskan pada kenyamanan dan keselamatan jamaah, terutama bagi kelompok yang selama ini paling membutuhkan perhatian khusus, yaitu jamaah disabilitas dan lansia.

Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi secara resmi mengonfirmasi adanya berbagai layanan terpadu baru di Masjidil Haram, Makkah. Layanan tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih aman, mudah diakses, dan tidak melelahkan bagi jamaah yang memiliki keterbatasan fisik maupun usia lanjut.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan komitmen Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji dan umroh. Dengan fasilitas terbaru tersebut, jamaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara khusyuk tanpa terkendala jarak, kepadatan, ataupun mobilitas.

Baca Juga: Kemenhaj RI Umumkan Daftar Jamaah Haji 2026, Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan?

Fokus Pelayanan untuk Jamaah Rentan

Setiap tahun jumlah jamaah lansia dan penyandang disabilitas yang datang ke Tanah Suci terus meningkat. Banyak di antaranya datang dengan kondisi fisik terbatas, menggunakan kursi roda, tongkat, atau membutuhkan pendamping. Masjidil Haram yang memiliki area sangat luas sebelumnya menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok jamaah ini.

Melihat kondisi tersebut, otoritas setempat menghadirkan fasilitas yang secara khusus menyesuaikan kebutuhan mereka. Tujuannya bukan hanya sekadar membantu bergerak, tetapi juga memastikan mereka tetap bisa menjalankan ibadah secara mandiri, aman, dan nyaman.

Konsep pelayanan baru ini menitikberatkan pada tiga aspek utama:

  • Aksesibilitas
  • Keselamatan
  • Kemudahan beribadah

Dengan pendekatan tersebut, jamaah tidak lagi merasa terbebani oleh kondisi fisik saat melaksanakan tawaf, sa’i, maupun sholat di Masjidil Haram.

Area Sholat Khusus Jamaah Lansia Laki-laki

Salah satu layanan terbaru adalah penyediaan area sholat khusus bagi jamaah lansia laki-laki. Area ini ditempatkan di lokasi strategis agar tidak terlalu jauh dari jalur utama pergerakan jamaah.

Lokasinya berada di:

  • Lantai pertama seberang Gerbang 91
  • Lantai pertama seberang Gerbang 68
  • Area sholat halaman selatan dekat Jembatan Ajyad

Penempatan ini bukan tanpa alasan. Area tersebut relatif lebih mudah dijangkau kendaraan listrik dan tidak terlalu padat, sehingga lansia dapat beribadah tanpa harus berdesakan.

Selain itu, petugas juga disiagakan di sekitar area untuk membantu jamaah yang membutuhkan bantuan berdiri, berjalan, maupun menuju tempat wudhu.

Area Sholat Khusus Jamaah Lansia Perempuan

Tidak hanya laki-laki, jamaah lansia perempuan juga mendapatkan fasilitas yang sama. Bahkan lokasi yang disediakan lebih banyak agar lebih fleksibel dan tidak terjadi penumpukan jamaah.

Lokasi sholat lansia perempuan berada di:

  • Lantai dasar dekat Gerbang 88
  • Lantai pertama Gerbang 65 (Shabika)
  • Kapel 15 menghadap Mataf
  • Halaman selatan dekat Jembatan Ajyad

Area ini dirancang agar dekat dengan akses lift serta jalur kursi roda. Dengan begitu, jamaah perempuan yang memiliki keterbatasan gerak tetap bisa menuju tempat ibadah tanpa kelelahan berlebih.

Fasilitas Pendukung di Area Sholat

Seluruh area sholat lansia dilengkapi fasilitas penting yang sangat membantu ibadah. Di setiap lokasi tersedia:

  • Mushaf Al-Qur’an
  • Air zam-zam siap minum
  • Ruang istirahat sementara
  • Petugas pendamping

Ketersediaan Al-Qur’an memudahkan jamaah untuk tilawah tanpa harus membawa kitab sendiri, sementara air zam-zam membantu menjaga stamina, terutama bagi lansia yang mudah mengalami dehidrasi akibat cuaca panas di Makkah.

Fasilitas ini tampak sederhana, namun sangat berarti bagi jamaah lanjut usia yang biasanya kesulitan berjalan jauh hanya untuk mengambil air minum atau mencari tempat duduk.

Layanan Antar Jemput Mobil Listrik

Inovasi paling menarik adalah layanan kendaraan listrik. Masjidil Haram kini menyediakan mobil listrik khusus untuk mengangkut jamaah lansia.

Layanan ini beroperasi di:
Alun-alun timur Masjidil Haram, dari Jembatan Gaza menuju ruang bawah tanah As-Salam.

Dengan adanya transportasi internal ini, jamaah tidak lagi harus berjalan jauh mengelilingi kompleks masjid yang luasnya mencapai ratusan ribu meter persegi.

Bagi lansia, berjalan jauh bisa menyebabkan kelelahan ekstrem bahkan pingsan. Karena itu layanan kendaraan listrik menjadi solusi penting untuk menjaga kesehatan jamaah selama ibadah.

Kendaraan Listrik untuk Ibadah Sa’i

Selain antar jemput, Arab Saudi juga menyediakan kendaraan listrik khusus untuk membantu pelaksanaan sa’i antara Bukit Safa dan Marwah.

Kendaraan ini ditempatkan di beberapa titik penting:

  • Tangga Al-Marwah
  • Lift Al-Arqam
  • Tangga Al-Qarara

Jamaah dapat menggunakan kendaraan ini di lantai dua area sa’i. Petugas khusus juga selalu berjaga untuk memastikan keselamatan selama perjalanan.

Fasilitas ini sangat membantu jamaah disabilitas karena jarak sa’i mencapai sekitar 3 kilometer pulang-pergi. Tanpa bantuan kendaraan, ibadah ini akan sangat berat bagi mereka.

Jalur Ramah Kursi Roda dan Akses Landai

Arab Saudi juga menambahkan jalur landai (ramps) di beberapa gerbang utama, khususnya:

  • Gerbang 68
  • Gerbang 90

Jalur ini memungkinkan kursi roda dan kendaraan listrik masuk tanpa harus melewati tangga. Selain itu, papan petunjuk juga diperjelas sehingga jamaah tidak kebingungan mencari akses khusus.

Aksesibilitas menjadi perhatian utama karena sebelumnya banyak jamaah disabilitas harus dipapah atau digendong untuk melewati tangga. Kini mereka dapat masuk secara mandiri.

Penambahan Jembatan dan Lift

Untuk menunjang mobilitas kendaraan listrik, Masjidil Haram menambah fasilitas penghubung berupa jembatan dan lift. Beberapa di antaranya:

  • Jembatan Ajyad
  • Jembatan Al-Shobaika
  • Jembatan Al-Arqam
  • Jembatan Al-Marwah
  • Lift Al-Arqam
  • Akses ruang bawah tanah Al-Salam

Dengan sistem ini, jamaah bisa berpindah lantai tanpa harus berjalan jauh atau menaiki tangga tinggi. Hal ini sangat penting karena kepadatan jamaah seringkali membuat jalur biasa sulit dilalui.

Lingkungan Masjid yang Lebih Ramah Lansia

Semua layanan baru tersebut memiliki tujuan utama: menciptakan Masjidil Haram yang inklusif. Artinya, semua orang — tanpa memandang usia atau kondisi fisik — dapat beribadah dengan nyaman.

Kini tidak ada lagi kekhawatiran berlebihan bagi jamaah lansia:

  • Tidak perlu berjalan terlalu jauh
  • Tidak harus berdesakan
  • Tidak takut tersesat
  • Tidak kesulitan melaksanakan tawaf dan sa’i

Pendekatan ini juga membantu keluarga jamaah. Pendamping tidak lagi harus mendorong kursi roda sepanjang waktu karena sudah tersedia bantuan resmi dari pengelola masjid.

Dampak Positif bagi Jamaah Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah jamaah lansia terbesar di dunia. Setiap musim umroh maupun haji, banyak jamaah berusia di atas 60 tahun berangkat ke Tanah Suci.

Karena itu, kebijakan Arab Saudi ini sangat menguntungkan jamaah Indonesia. Banyak jamaah yang sebelumnya ragu berangkat karena kondisi kesehatan kini bisa lebih percaya diri menjalankan ibadah.

Selain itu, fasilitas kendaraan listrik juga membantu mengurangi risiko:

  • kelelahan ekstrem
  • dehidrasi
  • cedera akibat terjatuh

Dengan dukungan fasilitas tersebut, ibadah menjadi lebih fokus pada kekhusyukan, bukan lagi perjuangan fisik.

Komitmen Arab Saudi terhadap Pelayanan Jamaah

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar pelayanan haji dan umroh di Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah setempat berupaya menjadikan ibadah di Tanah Suci lebih modern, terorganisir, dan manusiawi.

Peningkatan layanan bukan hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga manajemen jamaah dan teknologi pendukung. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah umat Islam dunia yang datang setiap tahun.

Dengan fasilitas baru ini, Masjidil Haram bukan hanya menjadi pusat ibadah terbesar di dunia, tetapi juga salah satu tempat ibadah paling ramah disabilitas secara global.

Penutup

Layanan terbaru di Masjidil Haram menunjukkan keseriusan Arab Saudi dalam memberikan kenyamanan ibadah bagi semua jamaah, terutama lansia dan penyandang disabilitas. Mulai dari area sholat khusus, kendaraan listrik, jalur kursi roda, hingga penambahan lift dan jembatan, semuanya dirancang untuk memudahkan aktivitas ibadah.

Kini jamaah tidak perlu lagi khawatir akan keterbatasan fisik saat melaksanakan umroh. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, ibadah dapat dilakukan dengan lebih aman, tenang, dan khusyuk.

Harapannya, kehadiran layanan ini membuat semakin banyak umat Islam dapat mewujudkan impian beribadah di Tanah Suci tanpa rasa takut atau kesulitan, sehingga perjalanan spiritual menjadi pengalaman yang penuh makna.

Sebagai agen biro perjalanan umroh Jakarta, Rawda Travel menawarkan berbagai pilihan paket untuk Anda, termasuk paket umroh hemat dan paket umroh plus Turki dan umroh plus Dubai. Rawda Umroh telah memiliki izin resmi dan melayani berbagai jamaah dari seluruh Indonesia. Testimoni positif yang diterima oleh Rawda adalah bukti dari kepercayaan dan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Simak Cara Daftar Haji dengan Mudah, Cek Syarat dan Ketentuannya!

Hubungi kami

Cukup Chat Whatsapp

Kami akan memandu Anda dari mulai persiapan, pemberangkatan sampai kepulangan ke Tanah Air nanti.

You cannot copy content of this page