Perencanaan Tabungan Berangkat Umroh: Saran dan Tips Keuangan

Perencanaan Tabungan Berangkat Umroh: Saran dan Tips Keuangan

Mengajak seluruh keluarga untuk menjalani ibadah umroh adalah sebuah impian yang sangat mulia. Namun, persiapan umroh keluarga bukanlah tugas yang mudah, terutama dari segi keuangan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas saran dan tips keuangan yang penting untuk membantu Anda merencanakan perjalanan umroh bersama keluarga dengan bijak.

Dengan perencanaan keuangan yang baik, Anda dapat menjalani ibadah umroh tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan keluarga. Mari kita mulai perjalanan perencanaan umroh yang penuh berkah ini.

Cara Menabung Untuk Umrah

Banyak orang yang memilih untuk menunggu hingga memiliki uang yang cukup banyak sebelum memutuskan untuk berangkat haji atau umroh. Namun, sebenarnya Anda dapat mencapai tujuan untuk menjalani ibadah ke tanah suci dengan cara menabung secara rutin. Berikut adalah strategi menabung yang dapat Anda ikuti.

1. Bikin Target Keuangan

Langkah pertama yang perlu Anda ambil adalah mengenali target tabungan untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci, Mekkah. Travel umroh umumnya menawarkan beragam paket dengan harga yang berbeda sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Biaya untuk ibadah umroh juga bervariasi. Untuk perjalanan selama sekitar 9 hari, biaya umumnya berkisar antara Rp28 juta hingga Rp35 juta per orang. Selain itu, terdapat pula paket ibadah umroh yang mencakup liburan di Timur Tengah dengan harga khusus, dimulai dari sekitar Rp40 juta untuk perjalanan selama 12 hari.

Sementara biaya haji jauh lebih tinggi dibandingkan dengan umroh karena kuotanya terbatas dan periode ibadah yang lebih panjang, berkisar antara 19 hingga 26 hari. Biaya haji reguler pada tahun 2023 telah ditetapkan sekitar Rp98.893.909,00 per orang.

Untuk haji reguler, Anda mungkin harus menunggu selama 15 hingga 30 tahun atau lebih untuk mendapatkan kesempatan berangkat.

Namun, ada juga opsi haji plus yang memungkinkan Anda untuk berangkat ke Mekkah tanpa harus mengantri dalam waktu sekitar 5 hingga 7 tahun. Paket haji plus ini tersedia dengan berbagai rentang harga, yakni sekitar Rp155 juta hingga Rp360 juta.

Dengan banyaknya pilihan harga dan jenis perjalanan ibadah ke Tanah Suci, penting untuk mengenali jenis perjalanan yang Anda inginkan dan menetapkan target nominal uang yang harus Anda kumpulkan. Ini akan membantu Anda merencanakan tabungan Anda dengan lebih baik.

2. Pilih Paket Travel Sesuai Budget

Saat ini, tersedia banyak pilihan travel umroh yang menawarkan beragam paket perjalanan ibadah dengan harga yang menarik. Penting untuk memilih paket perjalanan ibadah yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Namun, dalam memilih travel, pastikan bahwa travel tersebut telah terdaftar secara resmi di Kementerian Agama.

Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa perjalanan Anda aman dari potensi penipuan yang seringkali berkedok ibadah umroh.

Ada banyak kasus di mana travel umroh bodong menawarkan harga yang sangat murah tanpa izin resmi. Oleh karena itu, waspadalah agar tidak terjebak dalam praktik penipuan semacam itu.

Beberapa travel haji dan umroh juga mungkin menawarkan penawaran khusus berupa potongan harga atau promosi. Ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk menjalani perjalanan ibadah ke Tanah Suci dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun, biasanya penawaran harga khusus ini seringkali memiliki syarat, seperti mengajak orang lain untuk bergabung dalam perjalanan. Penting untuk memahami syarat dan ketentuan yang berlaku agar Anda tidak kecewa dan tabungan ibadah Anda tetap aman.

3. Sisihkan 10% dari Income Bulanan

Salah satu cara yang sangat efektif untuk menabung dana peribadatan seperti umroh dan haji adalah dengan menyisihkan sebagian pendapatan bulanan Anda, khususnya sekitar 10–20% dari total gaji.

Cara ini sangat sesuai dengan prinsip budgeting 50/30/20 yang telah terbukti efektif dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan.

Misalkan Anda memiliki gaji bulanan sebesar Rp6 juta. Dalam hal ini, Anda dapat mengalokasikan minimal sekitar Rp600 ribu hingga Rp1,2 juta setiap bulan sebagai tabungan peribadatan.

Namun, jumlah pasti yang harus Anda sisihkan setiap bulan dapat disesuaikan dengan target tabungan bulanan Anda serta kemampuan finansial pribadi.

Untuk mencapai target tabungan ini, niat yang kuat dan konsistensi dalam menabung menjadi faktor utama yang harus diperhatikan.

Dengan pola menabung yang teratur dan disiplin, Anda dapat mencapai tujuan keuangan Anda untuk melaksanakan ibadah umroh atau haji.

4. Siapkan Strategi Menyiapkan DP

Dalam tahap awal pendaftaran ibadah haji dan umroh, penting untuk memperhatikan pembayaran down payment (DP) yang digunakan sebagai dana akomodasi.

Selain itu, waktu pembayaran DP juga memiliki pengaruh besar pada penentuan jadwal keberangkatan haji. Semakin cepat Anda mendaftar dan membayar DP, maka kesempatan untuk berangkat ke tanah suci pun semakin cepat.

Biasanya, besaran DP yang harus dibayarkan saat mendaftar berkisar sekitar 30% dari total biaya perjalanan. Perlu diperhatikan bahwa biaya ibadah haji cenderung mengalami kenaikan sekitar Rp5 hingga Rp10 juta per tahun.

Sedangkan untuk DP umroh, besaran minimalnya adalah sekitar 20% dari total biaya keberangkatan. Sama seperti haji, biaya perjalanan umroh juga dapat mengalami kenaikan di masa yang akan datang.

Dengan demikian, perencanaan dan persiapan keuangan yang matang sangat penting agar Anda dapat mewujudkan impian untuk menjalani ibadah haji dan umroh tanpa kendala keuangan.

Rawda Travel menghadirkan paket perjalanan istimewa: ‘Umroh Plus Turki!’ Rasakan pengalaman spiritual di Tanah Suci, sambil menikmati keindahan Turki dalam satu perjalanan tak terlupakan. Dapatkan pengalaman unik ini bersama kami. Jangan lewatkan kesempatan ini!”

(Kontributor: Pramitha Chandra)

Share the Post:

Baca Juga: 

Umroh Plus Turki

Harga Umroh Plus Turki

Paket Umroh Plus Turki 2024

Paket Umroh Plus Turki Cappadocia

Umroh Jakarta

Tentang Rawda Umroh

Artikel Umroh