syarikah haji

Sistem Syarikah Haji, Layanan Baru Jamaah di Tanah Suci

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah Syarikah Haji semakin sering terdengar dalam penyelenggaraan ibadah haji. Istilah baru ini menjadi pembicaraan hangat karena membawa perubahan besar dalam sistem pelayanan jamaah selama berada di Tanah Suci. Meskipun demikian, banyak umat Muslim Indonesia yang masih belum memahami apa sebenarnya makna syarikah, bagaimana cara kerjanya, dan sejauh mana perbedaannya dengan sistem sebelumnya.

Perubahan sistem ini bukan sekadar pergantian istilah. Di baliknya terdapat upaya serius pemerintah Arab Saudi untuk meningkatkan profesionalitas penyelenggaraan layanan haji yang setiap tahun melibatkan jutaan jamaah dari seluruh dunia. Oleh sebab itu, memahami konsep Syarikah Haji menjadi penting, terutama bagi calon jamaah yang akan berangkat dalam beberapa tahun mendatang.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian syarikah, latar belakang diterapkannya sistem baru ini, hingga bagaimana pemerintah Indonesia bekerja sama dengan syarikah-syarikah yang telah ditunjuk oleh Arab Saudi.

Baca Juga : Penghasilan UMR Bisa Naik Haji? Ini 8 Tips Jitu Supaya Cepat Menabung

Pengertian Syarikah Haji

Secara bahasa, syarikah berasal dari kata Arab “sharika” yang berarti bermitra atau berusaha bersama. Konsep dasar ini menggambarkan bahwa syarikah adalah bentuk kemitraan dalam mengelola suatu usaha, aktivitas, atau layanan.

Dalam konteks penyelenggaraan ibadah haji, Syarikah Haji adalah perusahaan penyelenggara layanan haji di Arab Saudi yang mendapat mandat resmi dari Pemerintah Saudi. Perusahaan-perusahaan ini ditugaskan untuk mengelola berbagai kebutuhan jamaah, seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga layanan manasik.

Penting dipahami bahwa syarikah bukan perusahaan biasa. Mereka telah melalui proses seleksi dan akreditasi ketat dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, serta berada di bawah pengawasan langsung pemerintah. Dengan demikian, kualitas layanan diharapkan lebih terukur dan profesional.

Latar Belakang Munculnya Sistem Syarikah

Sebelum diterapkannya sistem syarikah, layanan haji—khususnya di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (sering disebut Armuzna)—sepenuhnya dikelola oleh Muassasah, yaitu lembaga semi-pemerintah yang tugasnya mirip Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Indonesia.

Selama bertahun-tahun, jamaah haji Indonesia dilayani oleh Muassasah Asia Tenggara. Sistem ini berjalan cukup lama, hingga pemerintah Arab Saudi mulai melakukan reformasi besar pada tahun 2023. Salah satu reformasi tersebut adalah memperkenalkan konsep Syarikah Haji.

Tujuan utama perubahan ini adalah:

  • Meningkatkan profesionalitas layanan, karena syarikah dijalankan oleh pihak swasta yang lebih fleksibel dalam inovasi.
  • Memperluas pilihan mitra bagi negara-negara pengirim jamaah.
  • Mendorong persaingan sehat antar perusahaan penyedia layanan agar kualitas meningkat.

Dengan masuknya pihak swasta yang telah terakreditasi, layanan haji diharapkan menjadi lebih efisien, transparan, dan sesuai standar internasional.

Peran dan Tugas Syarikah Haji

Syarikah Haji memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan ibadah haji. Mereka bertanggung jawab atas hampir seluruh aspek layanan yang diterima jamaah selama berada di Arab Saudi.

Berikut adalah ruang lingkup tugas utama syarikah:

1. Akomodasi Jamaah

Syarikah menyediakan hotel atau pemondokan bagi jamaah di Makkah dan Madinah. Kualitas penginapan menjadi salah satu indikator utama profesionalitas syarikah.

2. Transportasi Antar Kota Suci

Termasuk transportasi dari Madinah ke Makkah, dari Makkah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada puncak pelaksanaan haji, serta pergerakan pasca-Armuzna.

3. Konsumsi Jamaah

Syarikah bertanggung jawab menyediakan makanan dan minuman yang higienis, bergizi, dan sesuai kebutuhan jamaah. Menu konsumsi biasanya disesuaikan dengan preferensi negara asal jamaah agar mudah diterima dan tidak mengganggu kesehatan mereka selama menjalankan ibadah yang membutuhkan stamina tinggi.

4. Perlengkapan dan Logistik Haji

Tugas ini mencakup penyediaan tenda di Arafah dan Mina, kasur, selimut, kipas angin, serta berbagai perlengkapan lain yang mendukung kenyamanan jamaah.

Syarikah juga memastikan tenda tertata dengan baik, memiliki akses yang jelas, dan sesuai kapasitas sehingga jamaah dapat beristirahat dengan layak selama puncak ibadah haji.

5. Manasik dan Edukasi Ibadah

Tidak hanya memberikan layanan fisik, syarikah juga menyediakan bimbingan manasik serta edukasi terkait tata cara ibadah haji. Mereka berperan dalam memastikan jamaah memahami alur ibadah, lokasi-lokasi penting, serta aturan-aturan yang harus dipatuhi selama berada di Tanah Suci.

6. Pelayanan Kesehatan Dasar dan Darurat

Meskipun fasilitas kesehatan utama disiapkan negara, syarikah tetap menyediakan pelayanan kesehatan dasar. Ini sangat penting mengingat banyak jamaah merupakan kelompok usia lanjut.

Setiap negara pengirim jamaah bekerja sama atau mengontrak syarikah tertentu yang menjadi mitra lokal selama musim haji.

Syarikah dan Pemerintah Indonesia

Penyelenggaraan haji Indonesia tetap berada di bawah tanggung jawab Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Namun, dengan adanya sistem syarikah, sebagian besar layanan di lapangan dikerjakan oleh pihak swasta Arab Saudi.

Meskipun demikian, kontrol tetap berada di tangan pemerintah Indonesia. Artinya:

  • Kemenag memastikan kualitas layanan sesuai kontrak.
  • PPIH memantau langsung pelaksanaan layanan.
  • Jamaah tetap memiliki saluran pengaduan resmi melalui petugas haji Indonesia.

Kemenag Gandeng Delapan Syarikah untuk Haji 2025

Untuk musim haji 2025, Kemenag RI bekerja sama dengan delapan syarikah haji yang telah ditunjuk oleh Arab Saudi. Ini menjadi sejarah baru, karena sebelumnya Indonesia hanya dilayani oleh satu pihak saja: Muassasah Asia Tenggara.

Keterlibatan delapan syarikah ini diharapkan memberikan:

  • Fleksibilitas layanan yang lebih baik.
  • Peningkatan kualitas sesuai standar masing-masing perusahaan.
  • Pengawasan yang lebih efektif karena layanan tidak lagi dipusatkan pada satu lembaga.

Perubahan ini sekaligus menunjukkan komitmen Arab Saudi dan Indonesia dalam meningkatkan penyelenggaraan haji yang lebih modern dan berkelanjutan.

Perbedaan Sistem Syarikah dengan Sistem Lama

Aspek Sistem Muassasah Sistem Syarikah
Pengelola Semi-pemerintah Swasta terakreditasi
Jumlah penyedia Satu lembaga per kawasan Banyak perusahaan
Fleksibilitas layanan Terbatas Lebih fleksibel dan kompetitif
Inovasi Minim Lebih cepat dan variatif
Pengawasan Pemerintah Saudi Pemerintah Saudi + masing-masing negara

Dengan adanya persaingan antar syarikah, kualitas layanan diharapkan meningkat secara signifikan.

Kesimpulan

Sistem Syarikah Haji merupakan terobosan besar dalam penyelenggaraan ibadah haji modern. Dengan melibatkan pihak swasta yang terakreditasi, layanan yang diterima jamaah diharapkan lebih profesional, cepat, dan berkualitas. Perubahan ini sejalan dengan visi pemerintah Arab Saudi yang terus meningkatkan kualitas pelayanan haji dari tahun ke tahun.

Bagi Indonesia, kerja sama Kemenag dengan delapan syarikah pada musim haji 2025 menjadi langkah penting untuk memastikan jamaah mendapatkan layanan terbaik. Meskipun sistemnya berubah, pengawasan dan perlindungan terhadap jamaah tetap menjadi prioritas pemerintah Indonesia.

Memahami konsep syarikah menjadi penting bagi calon jamaah agar lebih siap dan mengetahui seperti apa layanan yang akan mereka terima di Tanah Suci. Dengan sistem baru ini, ibadah haji diharapkan semakin nyaman, aman, dan sesuai tuntunan.

Sebagai agen biro perjalanan umroh Jakarta, Rawda Travel menawarkan berbagai pilihan paket untuk Anda, termasuk paket umroh hemat dan paket umroh plus Turki dan umroh plus Dubai. Rawda Umroh telah memiliki izin resmi dan melayani berbagai jamaah dari seluruh Indonesia. Testimoni positif yang diterima oleh Rawda adalah bukti dari kepercayaan dan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Simak 5 Perbedaan Haji Furoda dan Haji Plus, Cek Estimasi Biayanya!

Hubungi kami

Cukup Chat Whatsapp

Kami akan memandu Anda dari mulai persiapan, pemberangkatan sampai kepulangan ke Tanah Air nanti.

You cannot copy content of this page