Barang – Barang yang Dilarang Dibawa saat Umroh

Barang yang Dilarang Dibawa saat Umroh

Assalamualaikum sobat Rawda, Anda akan berangkat umroh yuk lakukan persiapan barang yang wajib dibawa maupun barang yang dilarang dibawa saat umroh. Simak penjelasannya berikut ini.

Calon jamaah umroh sekalian, sebelum berangkat umroh tentunya wajib untuk melakukan persiapan. Persiapan ini tidak hanya persiapan fisik dan mental namun juga persiapan perlengkapan barang yang akan dibawa saat menjalankan ibadah umroh.

Biasanya calon jamaah umroh menyiapkan perlengkapan barang bawaan dengan melakukan list beberapa barang untuk dibawa selama menjalankan ibadah umroh. Membawa perlengkapan saat umroh ini bertujuan untuk mempermudah apabila memerlukan barang tersebut dan tidak perlu untuk membelinya di tanah suci.

Selain melakukan persiapan barang yang wajib dibawa saat umroh seringkali jamaah umroh melupakan barang-barang yang seharusnya tidak dibawa ke Tanah suci. Memperhatikan barang yang tidak perlu dibawa ini bertujuan agar koper jamaah tidak dibongkar ataupun disita saat melakukan perjalanan.

Sebelum berangkat umroh biasanya koper dan tas calon jamaah akan diperiksa di Bandara. Saat sebelum memasuki pesawat, terdapat prosedur barang bawaan yang dilarang demi menjaga keamanan seluruh penumpang ataupun kru saat di udara.

Untuk menghindari koper dan tas para jamaah disita, tentunya calon jamaah umroh wajib mengetahui barang apa yang dilarang dibawa saat melakukan perjalanan umroh tersebut. Nah berikut ini beberapa barang yang dilarang dibawa saat umroh agar Anda tidak perlu kerepotan membawa barang di dalam koper yang seharusnya tidak dibawa.

1. Benda tajam

Barang yang Dilarang Dibawa saat Umroh

Barang yang dilarang dibawa saat umroh yang pertama ialah benda tajam. Larangan membawa benda tajam sudah menjadi peraturan umum. Benda tajam dilarang untuk dibawa ke dalam kabin pesawat.

Beberapa jenis benda tajam tersebut seperti pisau, cutter, golok, kapak, gergaji, gunting mata pisau melebihi 10 cm, silet, dan benda tajam lainnya.

Meskipun saat berada di Tanah Suci nantinya para jamaah akan melakukan cukur atau gunting rambut yang disebut tahallul, tenang saja, karena kru pesawat akan memberikan toleransi membawa benda tajam seperti gunting yang tidak melebihi 10 cm atau benda tajam lainnya yang tercatat dalam bagasi.

Agar aman, benda tajam yang dibawa tersebut dapat dibungkus dengan kain dan memasukkannya ke dalam tas atau koper supaya tidak membahayakan.

2. Senjata Api, Cairan Beracun, dan Bahan Peledak

Barang yang dilarang dibawa saat umroh kedua yakni senjata api, cairan beracun, ataupun bahan peledak. Bahan peledak seperti misalnya kembang api, bensin, korek api, bubuk mesin. Benda – benda tersebut dilarang untuk dimasukkan ke dalam kabin ataupun bagasi pesawat.

Selain itu, beberapa barang yang mungkin dapat dilarang seperti power bank para jamaah yang memiliki bahan mudah terbakar atau daya yang besar. Namun tidak perlu kawatir jika ingin membawa power bank karena terdapat maksimal daya dari power bank yang dapat dibawa yakni dibawah 160 Wh.

3. Benda tumpul yang digunakan sebagai pemukul

Barang yang dilarang dibawa saat umroh ketiga yakni benda tumpul seperti peralatan olahraga yang digunakan untuk pemukul. Barang tersebut seperti tongkat golf, tongkat biliar, pemukul bisbol, anak panah, dan lain sebagainya. Barang – barang tersebut tidak boleh dibawa ke dalam kabin dan hanya boleh dimasukkan ke dalam bagasi.

4. Benda yang memiliki bau menyengat

Barang yang Dilarang Dibawa saat Umroh

Barang yang dilarang dibawa saat umroh keempat adalah benda yang memiliki bau menyengat. Untuk kenyamanan selama perjalanan biasanya tidak boleh membawa benda berbau menyengat ke dalam kabin. Benda tersebut seperti makanan, minuman, dan buah – buahan yang memiliki bau menyengat.

Namun tidak perlu kawatir terdapat makanan yang dapat diperbolehkan untuk masuk ke dalam bagasi. Tentunya makanan tersebut juga tidak terlalu banyak karena dapat menyebarkan aroma bau yang menyebar ke seluruh isi bagasi.

5. Cairan dalam jumlah tertentu

Barang yang dilarang dibawa saat umroh kelima yakni cairan dalam jumlah tertentu. Biasanya maskapai hanya memperbolehkan jamaah membawa cairan ke dalam botol sebesar 100 ml.

Bagi para jamaah yang ingin membawa air zamzam nantinya untuk dibawa pulang ke tanah air tidak perlu kawatir karena otoritas bandara arab saudi mengizinkan membawa air zam zam dalam jumlah tertentu dengan syarat pengemasan yang baik.

Selain itu, pemerintah Indonesia pun telah memberikan fasilitas pengirima air zam zam bagi jamaah seberat 5 liter apabila telah berada di asrama haji embarkasi.

6. Kereta Bayi

Barang yang dilarang dibawa saat umroh adalah kereta bayi. Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan masjid Nabawi melarang penggunaan kereta bayi atau stroller pada area mataf lantai dasar atau pelataran Ka’bah tempat tawaf.

Namun tidak perlu kawatir, karena pihak otoritas umum urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyediakan area khusus untuk stroller di lantai atas mataf atau area yang sama dengan pengguna kursi roda saat tawaf dan mas’a atau area lari antara safa dan marwa.

7. Barang yang dapat merusak lingkungan

Saat menjalankan ibadah umroh, jamaah dilarang membawa barang yang dapat merusak lingkungan. Barang tersebut seperti bahan kimia berbahaya, limbah elektronik, serta barang yang sulit terutai seperti plastik sekali pakai.

8. Barang yang menimbulkan gangguan keamanan

Barang yang dilarang dibawa saat umroh selanjutnya yakni barang yang dapat menimbulkan ganggua keamanan. Beberapa contoh barang yang menimbulkan keamanan dan dilarang oleh pemerintah Arab Saudi ialah alat pemotretan yang memiliki zoom yang kuat, alat pemantau, serta perangkat komunikasi yang dapat mengganggu sinyal.

Itu tadi beberapa informasi mengenai barang yang dilarang dibawa saat umroh. Dilarangnya membawa barang – barang yang tidak berkenan saat umroh adalah untuk pertimbangan keamanan, ketertiban, lingkungan, dan keselamatan jamaah umroh.

Selain itu, membawa barang – barang yang dianggap haram seperti minuman keras juga dilarang karena dapat melanggar nilai – nilai keagamaan dan menghina kehormatan tempat suci umroh.

Jamaah umroh dilarang membawa barang – barang tertentu bertujuan agar selama beribadah dapat berkonsentrasi untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Para jamaah umroh tidak perlu kawatir apabila bingung dengan barang – barang yang akan dibawa saat mengunjungi tanah suci. Beberapa jenis barang yang mendapatkan izin untuk dibawa ke tanah suci seperti obat – obatan pribadi, makanan danminuman ringan, kamera dan perangkat elektronik namun penggunaan dengan sopan dan menghormati aturan penggunaan yang ditetapkan oleh otoritas setempat, serta dapat membawa barang berharga lainnya yang menjadi kebutuhan saat menjalankan ibadah umroh.

Demikian informasi dari Rawda umroh terkait barang – barang yang dilarang dibawa saat umroh. Semoga dari informasi yang diberikan dapat bermanfaat bagi semua.

Bagi Anda yang ingin melaksanakan ibadah umroh tapi belum menemukan biro umroh terpercaya, Anda dapat mempercayakan perjalanan Anda bersama Travel Umroh Rawda sebagai biro umroh kepercayaan warga Indonesia.

Travel umroh rawda menawarkan beberapa paket umroh salah satunya umroh plus Turki yang siap menemani perjalanan Anda ke Tanah suci dan liburan ke Turki. Segera konsultasikan perjalanan Anda ke tanah suci bersama Travel Umroh Rawda.

Share the Post:

Baca Juga: 

Umroh Plus Turki

Harga Umroh Plus Turki

Paket Umroh Plus Turki 2024

Paket Umroh Plus Turki Cappadocia

Umroh Jakarta

Tentang Rawda Umroh

Artikel Umroh